Laman

Senin, 19 Juli 2010

Negeri kita yang MaLang

Sedikit mengutarakan pendapat tentang betapa bobroknya negeri kita ini, atau lebih tepatnya berkeluh kesah sebagai warga negara yang kecewa. Indonesia merupakan negara yang kaya raya. Mengapa begitu? karena Indonesia punya banyak Sumber Daya Alam, hasil lautnya melimpah, hasil buminya apalagi, hampir semua tanaman bisa tumbuh disini, wilayah Indonesia juga amat luas, alamnya indah, pantainya nggak kalah sama Hawai, gunungnya banyak dengan karakteristik sendiri, hutannya . Sumber Daya Manusia kita juga cukup, karena jumlah penduduk kita banyak. Tapi kenapa masih banyak orang miskin dinegara kita..?? kalau mau dibahas apa penyebabnya akan sangat banyak dan nggak akan ada habisnya. Salah satu faktor yang kelihatannya bukanlah masalah besar tapi jika dilakukan akan banyak pengaruhnya. Penyebaran penduduk di Indonesia tidak rata, hampir semua penduduk berkumpul di pulau jawa, mulai dari sabang sampai merauke ada di pulau jawa, terutama di kota2 besar seperti Jakarta dan Surabaya. Sehingga pembangunan cenderung fokus di pulau jawa. Wilayah lain banyak yang tertinggal. Wilayah yang tertinggal menyebabkan penduduknya sulit untuk maju, transportasi tidak memadai, pasokan listrik kurang, pendidikan tertinggal. Tidak heran muncul organisasi pemberontak seperti GAM dan Gerakan Papua Merdeka, mereka kecewa karena kurangnya perhatian pemerintah pada daerah mereka, sehingga mereka ingin berdiri sendiri untuk memajukan daerahnya. Kemudian wilayah2 yang bernilai di Indonesia justru dikuasai negara asing. Separo wilayah Pulau Bintan di Kepulauan Riau dikuasai oleh negara Singapura, wilayah dengan pantai yang indah yang mestinya dapat dijadikan objek wisata dan menambah pendapatan negara. Ini pemerintah yang goblok atau memang Singapura yang pinter? (kayaknya sudah jelas yang mana). Huft, capek juga ngetik hal kayak gini menguras tenaga dan pikiran. Sebenarnya masih banyak hal lagi yang menarik untuk dibahas tentang berbagai masalah di negeri kita yang tercinta ini. Tapi segini dulu yang bisa Miink tulis.

xoxo,
Miink.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar